Semakin kita dewasa, maka semakin kita menyadari arti sebuah pertamanan. Kalau dulu kita menggebu untuk memiliki banyak teman, lama kelamaan itu semua terganatikan dengan melihat siapa yang akhirnya bertahan. Nah dibawah cara biar pertemananmu awet dan menyenangkan. Simak ya.

Berikut cara pertemananmu awet dan menyenangkan

Ini-Cara-Biar-Pertemananmu-Awet-Dan-Menyenangkan--1

Berusaha jujur

Kepercayaan adalah kunci untuk setiap hubungan, termasuk hubungan pertemanan. Kepercayaan dibangun atas dasar kejujuran. Dengan kamu berusaha untuk selalu jujur kepadanya, maka akan membuat dia tidak ragu untuk mau mendengar dan mempercayai mu. Itulah kunci pertemananmu awet dan menyenangkan yang pertama.

Jangan selalu setuju

Sedekat-dekatnya kamu dengan dia, tidak mungkin rasanya jika kamu selalu memiliki persamaan terkait hal apapun. Jika memang dia melakukan yang kamu anggap, jangan ragu untuk tidak menyetujuinya.

Sebagai teman, memberikan dukungan adalah suatu kewajiban, tetapi meluruskan di kala dia sedang bengkok adalah tugas kamu sepenuhnya. Demikian cara agar pertemananmu awet dan menyenangkan.

Berikan perhatian

Agar pertemananmu awet dan menyenangkan adalah dengan memberikan perhatian. Saat terjadi sesuatu dengan dia, maka kamu bisa memberikan perhatian dengan bertanya. Tujuannya agar dia mau berbagi dengan kamu.

Mengingat tidak semua orang bisa terbuka, ada baiknya kamu bisa memancing agar dia mau membicarakan apapun dengan kamu. Dengan membiasakan kebiasaan ini, maka kamu akan lebih nyaman satu sama lain.

Bercanda dan tertawa bersama

Ini-Cara-Biar-Pertemananmu-Awet-Dan-Menyenangkan--3

Hubungan yang berkualitas bukan berarti hubungan yang selalu atau bahkan yang selalu serius. Dengan memberikan bumbu berupa candaan satu sama lain akan membuat kalian menjadi lebih rileks. Sebaliknya, emosi dari kalian akan dipertanyakan saat tidak ada candaan di dalamnya. Semakin dekat seseorang, semakin dia tidak sungkan untuk lontarkan candaan kan.

Jadi pendengar yang baik

Tidak saling mendominasi, kamu harus tulus untuk menjadi pendengar bagi dia. Karena pada dasarnya, manusia terkadang hanya membutuhkan seseorang yang bersedia mendengar setiap kelu kesahnya. Kamu harus siap menjadi orang di barisan pertama untuk menerima ceritanya soal apapun, bahkan hal remeh sekalipun.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *